Peringatan Isra Mi’raj, Danseskoau Ajak Teladani Nabi Muhammad SAW

Isra Mi’raj merupakan peristiwa penting dan penuh makna bagi umat Islam yang merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha, lalu ke Shidratil Muntaha dalam waktu satu malam saja. 

“Peristiwa ini sangatlah berharga bagi kita semua, umat Islam, karena disinilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah dari Allah SWT tentang kewajiban menunaikan salat lima waktu,” ujar Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., saat memberikan sambutan dalam acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442H/2021M di Mesjid Al Muhajirin, Seskoau, Lembang. Rabu (10/03/2021).

Melalui Isra Mi’raj ini, Danseskoau mengajak seluruh keluarga besar Seskoau untuk selalu meneladani Nabi Muhammad SAW yang selalu patuh dan taat melaksanakan perintahNya, yang terpenting yaitu salat lima waktu. Salat lima waktu, menurutnya, salah satu faktor yang dapat melandasi moral, motivasi, dan semangat pengabdian seorang prajurit dan PNS TNI Angkatan Udara kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Insya Allah akan terbentuk sikap sabar, ulet, tabah, tangguh, serta senantiasa sadar apapun tugas pengabdian yang diamanahkan kepada kita semua hakikatnya merupakan suatu ibadah yang harus dilaksanakan secara ikhlas,” ujarnya.

Bertemakan “Maknai Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442H/2021M Sebagai Landasan Moral Prajurit dan PNS TNI Bermental Tangguh”, acara ini menghadirkan Ustaz Muhammad Agung Wibowo yang memberikan ceramah mengenai makna Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, peristiwa ini merupakan momentum kritis keimanan umat Islam, karena dengan peristiwa tersebut menentukan nilai keimanan seseorang, di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan yang sangat jauh dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha, lalu ke Shidratil Muntaha dalam waktu satu malam saja.

“Ketika kita memiliki iman, kita pasti akan percaya akan peristiwa tersebut, termasuk perintah Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW yang paling penting yaitu salat lima waktu,” ujarnya.

Dikatakan bahwa peristiwa ini bukan hanya sekedar dijadikan peringatan semata-mata hanya rutinitas belaka, melainkan memiliki esensi penting meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Ustaz Muhammad Agung Wibowo menekankan tiga hal yang penting dari peristiwa Isra Mi’raj, yaitu membangun mental yang kuat agar mampu berdiri tegak di atas kebenaran, melalui mental yang kuat maka akan mampu menghadapi berbagai tantangan dengan berupaya memperbaiki diri, dan berikan yang terbaik dalam setiap tugas serta tanggung jawab yang telah diamanahkan.

“Semuanya itu akan terwujud apabila kita semua meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT yang diwujudkan melalui salat lima waktu sebagai salah satu perintahNya,” jelasnya.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, acara ini berlangsung dengan hikmat serta diakhiri pemberian tali asih dari Danseskoau didampingi Ketua PIA Ardhya Garini CBS Seskoau Ny. Wiwin Samsul Rizal kepada anak-anak yatim piatu di sekitaran Seskoau yang turut hadir mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H/2021M