Seskoau Peringati Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama

Penseskoau Selasa (05/06), Wadanseskoau Marsma TNI Andjar Sungkowo, S.E., M.Si.(Han) menghadiri acara Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama tahun 1439 H/2018 M di Masjid Al Muhajirin Seskoau Lembang Bandung Barat, Senin (04/06/2018). Acara tersebut dihadiri pula oleh para Pejabat Seskoau, Keluarga Asuh, para Dosen, Perwira Penuntun Seskoau dan Ketua PIA AG CBS Seskoau Ny Donny Ermawan dan pengurus PIA AG CBS Seskoau, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS serta Perwira Siswa Seskoau Angkatan ke-55 dan Pasis Sesau Angkatan ke-9 serta anak-anak yatim piatu dari Yayasan disekitar Seskoau.

Acara diawalai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Serka Muhamad Wildan kemudian dilanjutkan tausiyah oleh KH. Dr. Dindin Jamaludin M. Ag dan shalat Magrib berjamaah, pemberian santuan dan bingkisan kepada 57 anak yatim piatu dari yayasan sekitar Seskoau dan ditutup dengan ramah tamah.

Danseskoau Marsda TNI Donny Ermawan T., M.D.S. dalam sambutannya yang dibacakan Wadanseskoau mengatakan bahwa, peringatan Nuzulul Qur’an yang kita laksanakan hari ini, diharapkan mampu berfungsi sebagai sarana pemantapan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Kita juga diingatkan agar senantiasa memegang teguh Al Qur’an dan Sunnah Rasul sebagai tuntunan dan pedoman hidup kita. Kitab suci umat Islam yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, tak hanya sekedar untuk dibaca dan dihafalkan, namun juga harus dipahami, dimengerti maksudnya, dan diamalkan dalam kehidupan kedinasan, keluarga dan bermasyarakat demikian imbau Danseskoau.

Sementara itu penceramah KH. Dr. Dindin Jamaludin, M.Ag menguraikan bahwa dari surat pertama Al Qur’an yang diturunkan yaitu suarat Al-‘Alaq dapat diambil 2 hikmah sebagai landasan dasar moral bagi tugas pokok TNI. Pertama, perkuat daya baca kita dan kedua, perkuat keluarga kita, “karena dua hal ini merupakan pondasi untuk melaksanakan tugas pokok kita sebagai TNI dan sebagai seorang muslim dalam menjaga diri, harta, agama, keluarga dan amanah kita “, kata Ustadz Didin.