Kasau : Setiap Prajurit Harus Junjung Tinggi Netralitas TNI

Penseskoau, Senin (19/02). Upacara tujuhbelasan merupakan tradisi kejuangan yang sangat baik untuk membangun rasa cinta tanah air, menghargai semangat kepahlawanan serta memupuk jiwa kebangsaan yang tinggi. Selain itu, melalui upacara bulanan seperti ini, kita dapat berbagi informasi yang dianggap penting dan berguna, untuk menambah wawasan serta mengantisipasi hal-hal negatif yang dapat merugikan personel TNI AU maupun organisasi.

Hal tersebut disampaiakan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. dalam sambutan tertulis yang dibacakan Komandan Seskoau Marsda TNI Johanes Berchmans SW. ketika bertindak selaku Inspektur Upacara pada Upacara tujuh belasan bulan Februari 2018 yang dilaksanakan di Lapangan Widya Krida Seskoau Lembang Bandung Barat, Senin (19/02/2018).

Selanjutnya Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. mengatakan dengan makin meningkatnya suhu politik di negeri kita, karena tahun ini dicanangkan sebagai tahun politik dengan akan diselenggarakannya pemilihan kepada daerah di beberapa provinsi, kapubaten dan kota diseluruh wilayah Indonesia, sehingga situasi rentan terhadap berbagai bentuk gangguan keamanan dan konflik komunal karena kepentingan politik.

Situasi ini dapat menimbulkan berbagai kemungkinan yang amat dinamis, sarat perubahan dan terkadang sulit untuk diprediksi. “Untuk itu, kita dituntut terus meningkatkan kewaspadaan agar tidak mudah terpengaruh atau terpancing oleh isu-isu maupun provoksi dari berbagai pihak yang tidak bertanggung jawab”. Ujar Kasau.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Staf Angkatan Udara menekankan kembali bahwa “Netralitas TNI adalah harga mati yang harus senatiasa kita junjung tinggi dan kita implementasikan mulai dari prajurit berpangkat terendah sampai tertinggi”, tegas Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M.